Virus Polio Ditemukan di Air Limbah New York, Pemerintah Desak Vaksinasi

Virus polio. (Foto: Wikimedia Commons)

Editor: Putri - Selasa, 2 Agustus 2022 | 18:30 WIB

Sariagri - Virus polio ditemukan di air limbah di pinggiran Kota New York, Amerika Serikat (AS). Penemuan itu terjadi setelah pejabat kesehatan mengumumkan kasus polio pada 21 Juli 2022, yang menjangkit seorang pria dewasa yang tidak divaksinasi.

Mengutip Reuters, Selasa (2/8/2022), virus polio ditemukan pada sampel air limbah yang dikumpulkan pada Juni. Hal tersebut menunjukkan bahwa virus itu ada di tengah masyarakat sebelum kasus polio pada 21 Juli tersebut.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa keberadaan virus dalam air limbah menunjukkan mungkin ada lebih banyak orang di masyarakat yang mengeluarkan virus melalui buang air besar.

Namun, CDC menambahkan belum ada kasus baru yang diidentifikasi. CDC juga mengatakan belum jelas apakah virus tersebut aktif menyebar di New York atau di tempat lain di AS.

Tes laboratorium juga mengonfirmasi strain dalam kasus tersebut secara genetik terkait dengan yang ditemukan di Israel. Meskipun tidak berarti pasien telah melakukan perjalanan ke Israel, tambah para pejabat.

CDC mengatakan pengurutan genetik juga mengaitkannya dengan sampel virus polio yang sangat menular dan mengancam jiwa di Inggris.

Satu Dekade Setelah Kasus Terakhir

Pada Juli 2022, pihak berwenang mengumumkan seorang pria dewasa terjangkit penyakit polio. Pria tersebut menunjukkan gejala pada Juni, menurut laporan New York Times.

Kasus polio terakhir di AS terjadi pada 2013, pada seseorang yang membawa penyakit tersebut dari luar negeri. Belum ada kasus yang berasal dari AS sejak 1979, menurut CDC.

“Mengingat seberapa cepat polio dapat menyebar, sekaranglah saatnya bagi setiap orang dewasa, orang tua, dan wali untuk melakukan vaksinasi bagi diri sendiri dan anak-anak sesegera mungkin,” kata Komisaris Kesehatan Negara Bagian Dr Mary Bassett.

Baca Juga: Virus Polio Ditemukan di Air Limbah New York, Pemerintah Desak Vaksinasi
Peneliti: Mikroalga Simpan Potensi Baik bagi ikan dan Udang

Tidak ada obat yang menyembuhkan polio, dalam beberapa kasus dapat menyebabkan kelumpuhan permanen, tetapi dapat dicegah dengan vaksin yang ditemukan pada 1955. Pejabat New York mengatakan mereka membuka klinik vaksin untuk membantu penduduk yang tidak divaksinasi untuk mendapatkan vaksin polio.

Vaksin polio yang tidak aktif (IPV) adalah satu-satunya vaksin polio yang telah diberikan di AS sejak 2000, menurut CDC. Vaknsin ini diberikan dengan suntikan di kaki atau lengan, tergantung pada usia pasien.

Video Terkait