Angka Penderita DBD Bandar Lampung Terus Meningkat

Ilustrasi nyamuk demam berdarah. (Pixabay)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Kamis, 28 Juli 2022 | 22:15 WIB

Sariagri - Hingga pertengahan 2022 dan masih masuk dalam musim penghujan, kasus demam berdarah dengue atau DBD di Bandar Lampung kembali meningkat.

Menurut data Dinas Kesehatan Bandar Lampung, jumlah pasien DBD di Bandar Lampung sejak Januari hingga Juli 2022 mencapai total 651 orang. Angka itu lebih tinggi dibanding periode yang sama pada 2021 yakni sebanyak 624 pasien.

Rinciannya ada 217 kasus pada Januari, 177 kasus pada Februari, 158 kasus pada Maret, 126 kasus pada April, 126 kasus pada Mei, dan 64 kasus pada Juni. Sementara pada Juli belum terdata seluruhnya.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Bandar Lampung, Desti Mega Putri, kasus itu terjadi di hampir 20 kecamatan yang ada di Bandar Lampung.

“Namun kasus terbanyak ada di Kecamatan Rajabasa dan Kemiling,” ungkap Desti dalam pernyataan resminya pada Kamis (28/7/2022).

Sementara jumlah pasien yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD A. Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung sebanyak 256 orang dan sisanya tersebar di berbagai puskesmas atau klinik.

Baca Juga: Angka Penderita DBD Bandar Lampung Terus Meningkat
Vietnam Imbau Rumah Sakit Bersiaga akan Melonjaknya Kasus DBD

Pemerintah mengajak masyarakat lebih peduli pada kebersihan lingkungan, supaya jentik nyamuk aedes aegypti yang menjadi perantara DBD tidak berkembangbiak.

Apalagi, pada 2020 Lampung pernah menjadi daerah dengan kasus DBD tertinggi di Indonesia dengan total 3.431 orang, disusul Nusa Tenggara Timur dan Jawa Timur.