Cacar Monyet Ditetapkan Darurat Kesehatan Global, Pakar IDI: RI Perlu Siaga

Ilustrasi cacar monyet. (Antara)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Tatang Adhiwidharta - Senin, 25 Juli 2022 | 17:20 WIB

Sariagri - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan wabah cacar monyet sebagai keadaan darurat kesehatan global. Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menjelaskan bahwa kasus cacar monyet dinyatakan sebagai keadaan darurat global setelah meluas di lebih 70 negara.

Menanggapi hal tersebut, Pakar dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Zubairi Djoerban menyebutkan Indonesia perlu siap siaga terkait cacar monyet. "Sangat penting untuk mengonsolidasikan strategi mitigasi di berbagai tingkatan," ujar Zubairi dikutip dari akun Twitter pribadinya.

Kesiagaan tersebut, lanjut Zubairi, harus dilaksanakan untuk pencegahan cacar monyet, mengingat saat ini tercatat sudah lebih dari 16 ribu kasus cacar monyet menyebar di 75 negara saat ini.

Kemudian ia juga mengungkapkan langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah cacar monyet.

  • Jangan sentuh korengnya
  • Jangan cium, peluk, dan seks dengannya (penderita cacar monyet)
  • Jangan sentuh tempat tidur, handuk, dan pakaian
  • Jangan berbagi peralatan makan dan minum
  • Sering cuci tangan pakai sabun.

Diwartakan sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) meminta negara-negara di kawasan Asia Tenggara memperkuat sistem pengawasan terhadap penyakit cacar monyet atau monkeypox yang mulai mewabah dan menjadi perhatian internasional.

“Cacar monyet telah menyebar dengan cepat ke banyak negara yang belum pernah mengalami kejadian sebelumnya," kata Direktur Regional WHO Asia Tenggara Poonam Khetrapal Singh, Senin (25/7/2022).

Baca Juga: Cacar Monyet Ditetapkan Darurat Kesehatan Global, Pakar IDI: RI Perlu Siaga
Peringatan WHO: Cacar Monyet Menyebar dengan Cepat

Khetrapal Singh mengatakan upaya antisipasi dapat difokuskan di antara populasi yang berisiko, sebab umumnya temuan kasus terjadi saat hubungan seks sesama jenis kaum pria.

Secara global, lebih dari 16.000 kasus cacar monyet telah dilaporkan dari 75 negara. Empat kasus diantaranya ditemukan di Asia Tenggara, yakni dari India tiga kasus dan satu kasus dari Thailand.

Video Terkait