Angka COVID-19 Semakin Melonjak, Semua Kasino di Makau Ditutup

Ilustrasi kasino. (Foto: Unsplash)

Editor: Putri - Senin, 11 Juli 2022 | 19:45 WIB

Sariagri - Makau menutup semua kasino untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua tahun. Penutupan dilakukan setelah kasus COVID-19 semakin meningkat di pusat perjudian terbesar di dunia itu.

Mengutip BBC, Senin (11/7/2022), pihak berwenang memerintahkan bisnis yang tidak penting, yang mencakup lebih dari 30 kasino, untuk ditutup selama seminggu. Makau mencatat 1.526 kasus COVID-19 sejak pertengahan Juni.

Saham kasino banyak yang karena kekhawatiran aturan yang lebih ketat di wilayah administrasi khusus Cina tersebut.

Sekitar 19.000 orang telah dimasukkan ke dalam karantina wajib karena Makau menangani wabah COVID-19 yang lebih buruk sejak awal 2020. Sekolah dan tempat hiburan, termasuk bar dan bioskop, telah ditutup di bawah pedoman sebelumnya.

Selama akhir pekan, Biro Informasi Pemerintah Makau mengatakan semua bisnis akan diminta untuk menangguhkan operasi mereka kecuali mereka "dianggap penting bagi masyarakat dan kehidupan sehari-hari masyarakat".

"Langkah terakhir untuk menahan penyebaran COVID-19 di masyarakat," kata biro itu dalam sebuah pernyataan, Sabtu.

Pihak berwenang juga menginstruksikan orang untuk tinggal di rumah dan menghentikan layanan makan di restoran.

Lebih dari 90 persen penduduk Makau telah menerima dua dosis vaksin COVID-19. Tidak jelas berapa banyak yang juga menerima dosis booster, tetapi Makau menghadapi varian Omicron yang menyebar cepat untuk pertama kalinya.

Dalam beberapa pekan terakhir, para pejabat mendirikan rumah sakit darurat dan mengubah beberapa resor kasino menjadi fasilitas medis. Hal tersebut dikarenakan bekas jajahan Portugis itu hanya memiliki satu rumah sakit umum yang melayani lebih dari 600.000 penduduk.

Mereka juga telah melakukan tes COVID-19 secara massal dan mengunci gedung apartemen dan hotel tempat infeksi ditemukan.

Makau mengikuti strategi ketat "zero Covid" Cina, di mana dalam beberapa kasus menyebabkan pengujian massal, karantina paksa dan lockdown kota.

Walaupun Makau belum memberlakukan jenis lockdown seluruh kota, namun Makau hampir ditutup karena sebagian besar layanan telah dihentikan.

Baca Juga: Angka COVID-19 Semakin Melonjak, Semua Kasino di Makau Ditutup
Takut Lockdown Ketat Kembali Dilakukan, Masyarakat Shanghai Panic Buying

"Karena turis Cina daratan menyumbang 71 persen dari semua turis dan lebih dari 90 persen dari pendapatan permainan kotor, mereka harus mengikuti kebijakan nol-Covid Cina daratan yang sangat ketat," katanya.

Perjudian adalah ilegal di Cina daratan tetapi diperbolehkan di Makau, Sama seperti Hong Kong, Makau adalah wilayah administrasi khusus Cina.